BBPPTP Ambon Percepat Pengembangan Kawasan Tebu di Jawa Timur untuk Dukung Swasembada Gula
Diposting Selasa, 28 April 2026 06:04 amJawa Timur — Direktorat Jenderal Perkebunan Melalui BBPPTP Ambon terus mendorong percepatan pengembangan kawasan tebu sebagai langkah strategis menuju swasembada gula nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan perjalanan dinas dan koordinasi lintas daerah yang dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Kediri dan Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas areal tanam tebu dengan memanfaatkan lahan potensial yang belum optimal, sekaligus memastikan ketepatan sasaran program melalui penetapan Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL). Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan produksi gula dalam negeri yang selama ini masih belum mampu memenuhi kebutuhan nasional.
Dalam hasil koordinasi yang melibatkan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, disepakati sejumlah langkah strategis. Di antaranya adalah sinkronisasi target luas tambah tanam (LTT) tahun 2026, percepatan penetapan CPCL, penyediaan sarana produksi seperti bibit unggul dan pupuk, serta penguatan akses pembiayaan bagi petani.
Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan olah lahan dan penanaman secara serentak dengan memanfaatkan alat dan mesin pertanian guna meningkatkan efisiensi. Penguatan kelembagaan petani melalui pembinaan kelompok tani serta pendampingan penyuluh turut menjadi fokus utama dalam mendukung keberhasilan program.
Meski demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan sejumlah kendala, seperti keterlambatan validasi data CPCL di beberapa wilayah, keterbatasan sumber daya manusia di lapangan, serta perbedaan tingkat kesiapan lahan dan petani antar daerah.
Namun secara umum, koordinasi yang dilakukan menunjukkan adanya komitmen kuat dari seluruh pemangku kepentingan. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan produksi tebu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor gula.
Sebagai bagian dari kegiatan lapangan, tim juga melakukan verifikasi data menggunakan teknologi drone untuk memastikan keakuratan polygon lahan tebu di Desa Ambal Ambil, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.
Dengan langkah-langkah terintegrasi tersebut, pemerintah optimistis target swasembada gula nasional dapat tercapai secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tebu di berbagai daerah.



