BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN AMBON
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

Kawal Swasembada di Timur, BBPPTP Ambon Finalisasi Matriks Kinerja 2026 Berbasis Komoditas Strategis

Diposting     Senin, 02 Februari 2026 01:02 pm    Oleh    Admin Balai Ambon



AMBON – Bertempat di Ruang Rapat Perbenihan Lantai 2, Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon menggelar rapat intensif penyusunan Matriks Pembagian Peran dan Hasil (MPH) untuk Tahun Anggaran 2026, Senin (02/02/2026). Pertemuan ini menjadi penting dalam menyelaraskan target besar nasional perkebuann ke dalam pembagian tugas yang presisi bagi seluruh pegawai.

Penyusunan MPH 2026 ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang menitikberatkan pada akselerasi swasembada pangan dan penguatan komoditas ekspor. Instruksi tersebut kemudian diturunkan secara teknis oleh Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni Angkat, menjadi indikator kinerja yang konkret. Matriks ini nantinya menjadi pedoman operasional bagi Kepala Balai Besar (KBB) Kardiyono dalam menggerakkan seluruh tim kerja di BBPPTP Ambon sepanjang tahun mendatang.

Dalam arahannya, Kardiyono menekankan pentingnya sinergi antar divisi agar program perbenihan dan pelindungan tanaman berjalan dengan kolaborasi. Fokus utama kinerja tahun 2026 diprioritaskan pada penguatan komoditas strategis seperti Pala, Cengkeh, Kakao, dan Kelapa. Secara khusus, Sagu diangkat sebagai fokus utama untuk wilayah Timur Indonesia, mengingat potensinya yang besar baik sebagai sumber pangan lokal maupun komoditas unggulan yang bernilai ekonomi tinggi. “Matriks ini memastikan setiap pegawai tahu persis apa kontribusinya bagi keberhasilan petani di lapangan” tegas Kardiyono.

Dengan tuntasnya draf MPH ini, BBPPTP Ambon siap melangkah di tahun 2026 dengan peta pekerjaan yang lebih transparan dan berorientasi pada hasil nyata, guna mendukung terwujudnya perkebunan Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.


Bagikan Artikel Ini