Kawal Keberlanjutan di Maluku, BBPPTP Ambon Hadiri Kick Off Penyusunan RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan dan Tekankan Kepatuhan ISPO
Diposting Jumat, 13 Februari 2026 09:02 amAMBON – Dalam upaya memperkuat tata kelola sektor perkebunan di wilayah Timur Indonesia, Balai Besar Perbenihan dan Pelindungan Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon turut hadir sebagai peserta aktif dalam agenda Kick Off Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Maluku. Kehadiran Balai dalam forum strategis ini sekaligus menjadi momentum untuk memaparkan pandangan strategis terkait implementasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai landasan utama pengembangan komoditas sawit, Jumat (13/02/2026).
Kepala BBPPTP Ambon, Kardiyono, menekankan bahwa partisipasi Balai dalam penyusunan RAD ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap kebijakan kementerian untuk memperkuat posisi kelapa sawit Indonesia di pasar internasional. Sebagai unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Perkebunan, BBPPTP Ambon memegang peran vital sebagai pengawas utama dalam memastikan setiap tahapan budidaya—mulai dari legalitas benih hingga perlindungan tanaman—selaras dengan prinsip-prinsip ekonomi hijau (green economy) dan standar ISPO.
Salah satu penekanan utama yang disampaikan dalam forum ini adalah pentingnya integrasi antara Blue Economy dan Green Economy. Di wilayah kepulauan seperti Maluku, rencana aksi daerah harus mampu memitigasi risiko sedimentasi pesisir akibat run-off lahan perkebunan. BBPPTP Ambon berkomitmen mengawal transparansi data lahan sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2025 guna memastikan tata ruang perkebunan yang produktif, berwawasan lingkungan, dan bebas konflik.
Lebih lanjut, penyelarasan RAD ini merupakan bagian dari pengejawantahan visi Asta Cita Presiden RI terkait kemandirian pangan dan energi. Pengembangan sawit berkelanjutan di Maluku diarahkan untuk memperkuat perkebunan rakyat melalui pendampingan teknis yang inklusif, sehingga aspek sosial dan ekonomi petani lokal dapat terlindungi secara simultan dengan pelestarian ekosistem.
Dengan pengawasan kepatuhan ISPO yang ketat dan sinergi dalam Rencana Aksi Daerah, BBPPTP Ambon optimis bahwa komoditas kelapa sawit di Maluku akan menjadi teladan bagi praktik perkebunan yang transparan, berdaya saing tinggi, serta memiliki daya tahan yang kuat terhadap dinamika perubahan iklim global.


