Presiden Prabowo Targetkan Swasembada Gula Dua Tahun, Minta Mentan Amran Jaga Kesehatan
Diposting Rabu, 22 Juli 2026 12:07 pm#Repost @ditjenperkebunan, Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada gula dalam dua tahun. Target tersebut lebih cepat dari proyeksi awal empat tahun dan menjadi bagian dari percepatan agenda pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.
Target itu disampaikan Presiden saat menghadiri Panen Raya dalam Rangka TNI Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan bahwa Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebelumnya melaporkan program peremajaan tebu seluas 100 ribu hektare per tahun yang diproyeksikan mampu mewujudkan swasembada gula dalam empat tahun. Namun setelah berdiskusi, Mentan Amran menyatakan target tersebut dapat dipercepat menjadi dua tahun.
Mendengar komitmen itu, Presiden menyampaikan apresiasi kepada Mentan Amran di hadapan ribuan peserta yang hadir.
“Tadi Menteri Pertanian melaporkan kepada saya program kita sekarang adalah 100 ribu hektare per tahun. Dengan demikian akan dicapai dalam empat tahun. Tapi setelah saya tanya lagi ke beliau, dengan gagah dan berani beliau mengatakan, ‘Pak, kita bisa dalam dua tahun’,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden kemudian menyampaikan pesan khusus kepada Mentan Amran yang langsung disambut tepuk tangan para peserta.
“Saya bilang bagus, tapi jangan masuk rumah sakit Menteri Pertanian. Janji, dua tahun tapi you tidak masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh kau,” kata Presiden.
Presiden menegaskan, percepatan swasembada gula merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat kemandirian bangsa. Setelah berhasil mencapai target swasembada pangan, pemerintah kini terus bergerak menuju swasembada energi dan memperkuat ketahanan air.
“Target kita swasembada pangan sudah kita capai. Sekarang swasembada energi kita sedang menuju. Swasembada air sedang kita rintis, sehingga semua rakyat kita punya akses kepada air bersih dan air untuk tanaman,” ujarnya.




