BALAI BESAR PERBENIHAN DAN PELINDUNGAN TANAMAN PERKEBUNAN AMBON
DIREKTORAT JENDERAL PERKEBUNAN

Kolaborasi Lintas Institusi, Kementan dan Dinas Kehutanan Jatim Sinergi Identifikasi Potensi Lahan Untuk Target Swasembada Gula Nasional

Diposting     Jumat, 05 Desember 2025 02:12 pm    Oleh    Admin Balai Ambon



Malang, 5 Desember 2025 — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan percepatan target swasembada gula nasional. Pada 5 Desember 2025, tim BBPPTP Ambon dan Direktorat Hilirisasi Ditjenbun melakukan koordinasi strategis dengan Dinas Kehutanan Cabang Dinas Wilayah Malang untuk mengamankan dan memetakan lahan potensial di kawasan perhutanan. Aksi ini merupakan upaya strategis untuk mencari lahan non-sawah yang diperlukan, sekaligus menindaklanjuti Instruksi Menteri Pertanian untuk menambah luasan lahan yang harus dicapai.

Dalam pertemuan dengan Bapak Budi Hartono, Kasie Tata Kelola dan Usaha Kehutanan, tim BBPPTP Ambon yang bertindak sebagai perpanjangan tangan Ditjenbun, menekankan perlunya sosialisasi program swasembada gula kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) di lahan Perhutani. Tim percepatan menegaskan bahwa target harus maksimal, sementara tahapan administrasi harus sesegera mungkin diselesaikan. Pemberkasan CPCL (Calon Petani Calon Lahan) harus diserahkan pada tanggal 10 Desember 2025 untuk ditindaklanjuti di tingkat pusat. Komunikasi ini merupakan langkah proaktif Kementan untuk “jemput bola” data CPCL yang dibutuhkan.

Setelah koordinasi di Dinas, tim percepatan segera melakukan kunjungan lapangan. Fokus kunjungan adalah verifikasi lahan di Kecamatan Donomulyo, mencakup Desa Banjar Rejo, Tulungrejo, dan Bandung Rejo. Dari identifikasi langsung tersebut, tim berhasil mengumpulkan data verifikasi penerima bantuan seluas 54,30 Hektar dari tiga kelompok tani (Rukun Makmur 1, Ngudi Makmur 1, dan Mulyono). Identifikasi langsung ini diharapkan menjadi upaya strategis untuk mempercepat serapan dan implementasi program ABT, menegaskan komitmen Kementan dalam mewujudkan pembangunan perkebunan berdaya saing dan memajukan ekonomi rakyat.

 

 

 


Bagikan Artikel Ini