Membongkar Mitos Budidaya Pala: Dinas Pertanian Fakfak Pelajari Kunci Sukses Grafting
Diposting Selasa, 26 Agustus 2025 05:08 pmSeram Bagian Barat, 26 Agustus 2025 — Rangkaian bimbingan teknis hari kedua membawa rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Fakfak ke penangkaran milik Pak Siswoyo di Seram Bagian Barat. Kunjungan ini difokuskan pada praktik langsung grafting pala, sebuah metode perbanyakan vegetatif yang krusial untuk peningkatan produktivitas. Wartje Randa, S.P., Kepala Bidang Perbenihan BBPPTP Ambon, menjelaskan bahwa grafting adalah terobosan ilmiah yang menjamin bibit memiliki sifat genetik identik dengan pohon induknya. Keunggulan utama grafting adalah mempercepat masa berbuah dan memastikan dominasi tanaman betina, yang sangat penting karena pala memiliki sifat menyerbuk silang.
Jika pala Fakfak dicampur dengan varietas lain seperti pala Tidore atau Banda, dapat terjadi percampuran genetik yang menghasilkan varietas baru. Wartje juga membantah anggapan umum bahwa tanaman hasil grafting berumur pendek, menegaskan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.
Dalam sesi tanya jawab, tim Dinas Pertanian Fakfak mengungkapkan kendala dalam perbenihan pala Fakfak, yaitu biji yang sulit berkecambah karena cangkangnya yang berminyak. Sebagai solusi, BBPPTP Ambon merekomendasikan teknik skarifikasi atau pelukaan pada benih untuk membantu penyerapan air. Ini memastikan benih benar-benar tumbuh dari kekuatannya sendiri.